Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi menyelenggarakan program studi D3 dan S1 Bahasa dan Sastra Inggris

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi menyelenggarakan Program D3 dan S1 Akuntansi dan Manajemen...

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Akademi Pariwisata Pertiwi menyelenggarakan program pendidikan siap kerja D1 dan D3 Perhotelan serta Kapal Pesiar.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun Akademik 2015-2016

Perguruan Tinggi Pertiwi membuka Pendaftaran Mahasiswa baru STBA | STIE | AKPAR untuk kelas Reguler, Karyawan, dan Mahasiswa Pindahan.

Selasa, 15 September 2015

Pendaftaran Kuliah Kelas Karyawan Bulan September 2015

Bagi sebagaian masyarakat, banyak yang hanya mengetahui bahwa pendaftaran kampus hanya dapat dilakukan sebelum bulan September saja. Memang pada sebagian kampus di Indonesia kebanyakan membuka pendaftaran sampai bulan September saja.

Kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) memberikan kesempatan kepada masyarakat luas yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan tinggi, walau pada saat ini sedang dalam posisi bekerja. Kampus Pertiwi masih membuka pendaftaran mahasiswa baru hingga akhir tahun 2015 ini.

Jadi, Pendaftaran di bulan September, Oktober, November dan Desember 2015 masih dibuka lebar. JAdi, bagi kalangan pekerja yang ingin mendaftar program perkuliahan kelas karyawan 2015, Perguruan Tinggi Pertiwi masih menerima.

Pilihan program yang tersedia dari perguruan tinggi pertiwi, antara lain: Akuntansi, Manajemen Ekonomi, Bahasa dan Sastra Inggris, Serta Akademi Pariwisata.

Segera kunjungi kampus kami, untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Kamis, 27 Agustus 2015

Kuliah Murah di Jakarta Bulan September 2015

Masih galau pilih kampus? Sebentar lagi sudah memasuki mulai perkuliahan baru bulan Oktober, dimana biasanya kampus-kampus memberikan biaya Gelombang ke-III atau gelombang terakhir bagi yang mendaftar menjelang perkuliahan dimulai.

Berbeda dengan kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) sebuah Perguruan Tinggi yang terkenal dengan biaya murah nan terjangkau namun tidak mengindahkan jaminan mutu kualitasnya. Kampus ini masih memberikan biaya perkuliahan yang sangat terjangkau bagi masyarakat Jakarta.

Dengan lokasi Strategis di Jl Dewi Sartika, Cililitan, Jakarta Timur. Dekat dengan Pusat Grosir Cililitan (PGC). Kampus ini sangat dipercayakan oleh para lulusan baru maupun masyarakat luas yang ingin mengambil program kelas karyawan untuk perbaikan jenjang karirnya.



Kuliah Murah di Karawang Tahun 2015

Masyarakat Karawang kini dapat merasakan Kuliah Murah dan Berkualitas di Karawang baik untuk fresh graduate maupun bagi para karyawan yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

Karawang memiliki 2 unit Perguruan Tinggi dengan kualitas profesional yang siap mencetak tenaga ahli maupun melahirkan para pengusaha muda. Kampus Tersebut ialah Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi.

Berlokasi sangat strategis, mudah dijangkau kendaraan umum maupun kendaraan pribadi, di JI. Kerta Bumi 1 dan 2, (samping Bank BJB) Tlp. (0267) 8452345. Banyak lulusan sekolah menengah atas dan sederajat yang melanjutkan studi ke Kampus Pertiwi.

Untuk para karyawan yang bekerja di wilayah Karawang sudah banyak yang mengambil program perkuliahan kelas karyawan Kampus Pertiwi, baik Program Sastra Inggris dari STBA Pertiwi maupun Ekonomi Akuntansi dan Manajemen dari STIE Pertiwi.

Pendidikan yang lebih baik tentunya akan memberikan pencerahan jalan kehidupan yang lebih baik pula. Jadi, bagi masyarakat Karawang yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, janganlah ragu lagi, segera datang ke Kampus Pertiwi karawang.

Kamis, 06 Agustus 2015

Biaya Kuliah Murah Ekonomi di Jakarta Tahun 2015

Menanggapi pertanyaan dari banyak masyarakat mengenai biaya perkuliahan murah di Jakarta, maka admin blog ini akan memberikan informasi biaya kuliah STIE Pertiwi, kampus yang memiliki jurusan Akuntansi dan Manajemen ini memang menjadi salah satu tempat perkuliahan dengan biaya yang terjangkau, namun dengan kualitas yang tetap terus terbaharukan.

Berikut ini adalah Tabel biaya Kuliah Murah dan Berkualitas Ekonomi jurusan Akuntansi & Manajemen Tahun akademik 2015/2016.

Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website www.stie-pertiwi.ac.id

Selasa, 04 Agustus 2015

Visi dan Misi STIE Pertiwi Tahun 2019

Visi STIE Pertiwi 2019
Menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang mampu menghasilkan lulusan unggul pada keahlian bidang Manajemen dan Akuntansi yang berkarakter, berahlak mulia dan mampu berkompetisi pada era globalisasi di Indonesia pada tahun 2019.


Misi STIE Pertiwi 2019
1. Menyelenggarakan proses belajar mengajar yang berkualitas unggul
2. Melaksanakan dan meningkatkan penelitian, pengabdian masyarakat   di bidang keahlian Manajemen dan Akuntansi dalam penyiapan lulusan  yang memiliki kemampuan bersaing dalam dunia kerja
3. Meningkatkan kemampuan pendidik dan kependidikan melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
4. Menyelenggarakan pendidikan dan keahlian pada bidang Manajemen dan Akuntansi yang berbasis kompetensi, profesional, berkarakter dan berahlak mulia
5. Menjalin hubungan kerja sama yang strategis dengan dunia usaha /industri, lembaga pendidikan dan lembaga pemerintah
6. Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai dan Berbasis ICT.
7. Meningkatkan kualitas layanan sistem administrasi dan informasi perguruan tinggi Berbasis ICT.


Visi Prodi S1 Manajemen
Menjadi program studi manajemen pilihan masyarakat yang memiliki kompetensi unggul di bidang Manajemen dengan Konsentrasi Pemasaran dan SDM yang berakhlak mulia sesuai tuntutan kebutuhan dunia usaha dan industri di Indonesia pada tahun 2019.

Misi Prodi S1 Manajemen
1. Menyelenggarakan program studi manajemen dengan konsentrasi pemasaran dan SDM yang berbasis kompetensi dan berakhlak mulia yang didukung oleh tenagapendidik dan praktisi yang berkompeten.
2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang  Manajemen, terutama berkonsentrasi di Pemasaran dan SDM. 
3. Menyelenggarakan program pengabdian  masyarakat  yang berorientasi pada peningkatan  bidang ekonomi dan manajemen.




Visi S1 Akuntansi
Menjadi salah satu Program Studi pilihan masyarakat yang memiliki kompetensi unggul di bidang Akuntansi, Perpajakan dan Auditing yang berakhlak mulia sesuai tuntutan kebutuhan dunia usaha dan industri di Indonesia
Misi S1 Akuntansi
Menyelenggarakan Program Studi Akuntansi dengan konsentrasi Perpajakan dan Auditing yang berbasis kompetensi dan berakhlak mulia dengan didukung oleh tenaga pendidik dan praktisi yang berkompeten.
2.  Melaksanakan penelitian dan pengembangan bidang  Akuntansi, Perpajakan dan Auditing.
3. Menyelenggarakan program uji kompetensi bidang Akuntansi, Pelatihan Perpajakan dan
    Auditing untuk masyarakat.

Visi D3 Manajemen STIE Pertiwi
Menjadi program studi Manajemen berbasis kompetensi, yang memadukan konsep teori dan aplikasi dunia usaha dan industri. 
Misi D3 Manajemen STIE Pertiwi
  1. Menyelenggarakan pendidikan dibidang Manajemen berbasis kompetensi yang didukung oleh tenaga pendidik yang berkompeten.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan kompetensi bidang Manajemen.
  3. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bidang Manajemen dan usaha kecil menengah bagi masyarakat.
Visi D3 Akuntansi STIE Pertiwi
Menjadi program studi pilihan masyarakat  yang memiliki komitmen dalam menghasilkan tenaga siap kerja yang berkualitas dengan berbasis kompetensi pada bidang Akuntansi sesuai tuntutan kebutuhan dunia usaha dan industri
Misi D3 Akuntansi STIE Pertiwi
  1. Memberikan materi pendidikan di bidang akuntansi berbasis kompetensi, yang didukung oleh tenaga pendidik yang berkompeten.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan kompetensi akuntansi. Menyelenggarakan Uji Kompetensi bidang akuntansi bagi mahasiswa dan masyarakat.
  3. Menyelenggarakan program  diklat  akuntansi yang  berbasis kompetensi untuk masyarakat.        

Senin, 03 Agustus 2015

"Ayo Toeroen Ke Djalan!" Peran Mahasiswa di Hari Kemerdekaan

gambar: teknokita.com
Dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia, masyarakat biasanya mengedakan kegiatan-kegiatan yang berupa Upacara Bendera, Kerja bakti, Lomba, selamatan, Karnaval/pawai, Pentas seni dan kegiatan lainnya.

Sebagai Mahasiswa yang memiliki kewajiban pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan tri dharma Perguruan Tinggi, seyogyanya turut andil dalam mengadakan kegiatan bersama warga sekitarnya, tidak hanya sekedar tidur dan bermalas-malasan di kamar.

Mahasiswa dapat menjadi pelopor dan contoh yang baik di masyarakat dengan mengajak masyarakat sekitarnya agar terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan peringatan hari kemerdekaan Indonesia ini. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan pengertian kepada anak-anak tentang makna kemerdekaan melalui kegiatan yang dilaksanakannya tersebut.

Dengan memberanikan diri menjadi pelopor dalam kegiatan-kegiatan positif, hal ini tentunya akan mengikis citra negatif mahasiswa selama ini yang telah dianggap berbelok arah. Mahasiswa sering dicap kaum hedonism,  karena gaya hidupnya yang bebas, serta meninggalkan kehidupan bermasyarakat dengan mementingkan kepentingan kelompok saja.

Mahasiswa sebagai garda terdepan perubahan harus mampu memciptakan kondisi masyarakat sekitar yang baik, sehingga kebaikannya akan menular pada masyarakat yang lain dan sampai akhirnya seluruh masyarakat akan baik juga dari sebuah komunitas kecil kemudian tumbuh menjadi komunitas yang besar hingga masyarakat yang besar.

Untuk hal itulah mahasiswa ada,  mereka harus menjadi pemicu terbentuknya peradaban yang maju dengan pengabdian melalui pemberdayaan masyarakat sebagai awalannya karena pengabdian merupakan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi dan sudah merupakan kewajiban bagi kaum akademik untuk memenuhinya. Selain itu, tuntutan akal dan etika juga akan membuat mahasiswa sadar akan kewajibannya sebagai seorang intelek.

Oleh karena itu, dengan segala potensi dan fasilitas yang ada mahasiswa harus menjadi tonggak pengabdian masyarakat. Dengan intelegensia, kreatifitas, dan kepemimpinan yang tinggi apalagi dengan didukung fasilitas dan wadah yang memumpuni dari kampus, mahasiswa memiliki peran penting dalam pengabdian masyarakat. 
Kita mahasiswa harus bisa menciptakan sebuah pengabdian yang mempu menciptakan sejuta manfaat untuk masyarakat.
Ayoo mulai dari kergiatan 17 Agustus 2015 ini!
MERDEKA, Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia Yang Ke 70 Tahun

Alasan Mahasiswa Ekonomi Layak Jadi Pacar Yang Baik

Kita semua mengetahui mahasiswa Fakultas Ekonomi merupakan salah satu makhluk yang banyak populasinya jika dibandingkan dengan fakultas lain. Di Universitas, mereka dapat ditemukan dengan mudah, ada yang di lorong-lorong, tempat Unit Kegitan Mahasiswa, kantin, perpustakaan, bawah pohon rindang dan masih banyak lagi tempat yang lainnya.

Lalu, apa sih kelebihan mahasiswa fakultas ini, sehingga layak untuk dijadikan pacar?

1. Walau Fakultasnya yang Sering Dianggap “Pasaran”, Sebenarnya Mereka Adalah Pribadi yang Pandai Membaca Kesempatan
Ini kayanya yang foto yang pintar cari kesempatan
Kuliah di Fakultas Ekonomi memang tidak se-seksi kuliah di Fakultas Kedokteran, Seni ataupun Sastra. Saking banyaknya mahasiswa yang kuliah di Fakultas ini, orang tak akan membelalakkan mata saat kamu cerita pasanganmu adalah dia yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi, ngenes juga yah.

Calon mertua yang melek dunia perkuliahan juga tidak akan tampak begitu terpesona, walau kamu lulus dengan nilai terbaik di Fakultas Ekonomi. Walau seperti itu, lulusan dan lowongan pekerjaan untuk jurusan Akuntansi dan Manajemen memang tetap melimpah dipasar tenaga kerja.

Setiap tahunnya, lowongan untuk lulusan FE tak pernah sepi. Selalu ada kesempatan kerja bagi mereka yang mengantungi gelar Sarjana Ekonomi. Seseorang yang memilih untuk kuliah di FE tahu, kuliah bukan sekedar soal ilmu. Aplikasi langsung di lapangan dan kebutuhan pasar juga perlu jadi pertimbangan dalam memilih jurusan.

2.  Mereka Adalah Orang Yang harus mengetahui Kelebihan Diri Sendiri, Karena Banyaknya Lulusan Serupa, Sebagian Dari Mereka Berani Menonjol.
Harus Berani Tampil Beda Jadinya
Banyak dari mahasiswa Ekonomi menonjolkan kemampuan mereka, karena mereka sadar akan persaingan, baik dari lingkungan sendiri atau dari lulusan lain. Bagi mereka yang memang memiliki tipe tidak ingin menonjol, mereka berusaha dengan keras menjadi sebaik-baik benang untuk sebuah layang-layang, mensukseskan apapun yang dibantunya.

Anak Teknik boleh santai dalam memilih konsentrasinya. Anak Komunikasi juga bisa lentur berpindah konsentrasi dari satu region ke region yang berbeda. Saat masih kuliah, mahasiswa FE memang sudah dibagi sesuai konsentrasi: Ilmu Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Bisnis, hingga Bisnis Internasional.

Ia yang berani kuliah di FE adalah dia yang mau berusaha keras untuk terlihat beda di tengah banyaknya sarjana serupa. Mereka adalah orang-orang yang tidak keberatan mengeluarkan tenaga ekstra.

3. Bersama Mereka, Banyak Sekali Bahan Pembicaraannya.
Kadang mereka selalu tampak unyu2.. :P
Pengetahuan yang cukup luas dari sektor mikro dan makro perekonomian, membuat mereka selalu ada bahan pembicaraan. Selain itu, mahasiswa fakultas Ekonomi juga banyak mengetahui beberapa hal diluar dunia perekonomian, dari mulai dunia politik, budaya, pariwisata dan hiburan lainnya.


Kalau kamu sekarang anak IT, Teknik, Komunikasi, Penyiaran atau apapun, coba deh kamu ajak anak Ekonomi ngobrol, rasakan kalau mereka bisa menjadi lawan bicara yang sepadan (tapi liat orangnya juga sih..hehe)

4. Memacari Anak Ekonomi Berarti Mendapatkan Pasangan yang Cermat Dalam Urusan Keuangan.
Atur-atur anggaran? kamu bisa serahkan sama anak ekonomi. Dari mulai kegiatan kecil sampai kegiatan besar mereka siap untuk menganggarkan dan mengelokasikan dana yang ada dengen tingkat ke-efektifan yang dapat mencengangkan.

5. Ilmunya Juga Aplikatif Untuk Kehidupan Sehari-Hari, Jadi, Gak mudah Ketipu Diskon Deh...

6,. Setelah Lulus Kuliah, Mereka Tak Hanya Banyak Dibutuhkan. Anak FE Juga Mampu Menciptakan Lapangan Pekerjaan
Selain dibentuk jadi pribadi siap pakai di berbagai industri, mahasiswa FE juga dibekali dengan kemampuan wirausaha. Mereka dilatih untuk peka terhadap kebutuhan pasar dan selera masyarakat. Di bangku kuliah, anak-anak FE akan mendapatkan mata kuliah Kewirausahan yang mengharuskan mereka menggodok ide bisnis bersama rekan-rekan satu tim.

Mereka akan belajar menciptakan produk yang disukai masyarakat, belajar metode pengemasan dan cara promosi yang menarik, hingga mempelajari cara memaksimalkan produksi agar mampu meningkatkan keuntungan.

Bersama mereka kamu bisa belajar bagaimana cara membangun bisnis supaya tidak harus mengandalkan gaji dan kamu juga akan tahu cara membangun usaha dengan modal seadanya.


Pacaran sama anak FE itu seperti mendapatkan pasangan yang siap bertarung di 2 medan perang. Dibutuhkan instansi pemerintah dan berbagai industri, juga punya kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Ayo teman-teman kalau ada tambahan silahkan komentar yaa...!!

Rabu, 29 Juli 2015

Lulusan STBA Pertiwi Terserap Oleh Beragam Dunia Usaha, Industri dan Pemerintahan


"Kuliah di Jurusan Bahasa Inggris? ", "Memang kalau lulus kamu mau jadi guru?"

Seperti itu biasanya pertanyaan yang terucap dibenak beberapa orang tua, saat anaknya memutuskan ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dengan memilih jurusan Bahasa atau Sastra Inggris.

Jangan keburu patah arang bertelinga merah dan balik badan ketika mendengar pertanyaan ini. Sebaliknya, pastikan kalau kamu memang punya jawaban yang bisa kamu beri. Nah, sebenarnya apa aja sih pilihan karir buat para Sarjana Sastra? Yuk, simak!

1. Bidang Jurnalistik
Salah satu kelebihan mahasiswa sastra pandai mengolah kata, dengan kemampuan tersebut mereka akan sangat mudah bergabung dengan dunia Jurnalistik. Karena bidang ini memang membuka kesempatan kerja bagi para mahasiswa lulusan Sastra. Sederhana saja: seorang lulusan jurusan Sastra biasanya menguasai tata bahasa dengan baik dan sensitivitas berbahasa yang tinggi. Kemampuan-kemampuan ini memudahkan mereka untuk bekerja di industri media.

Selain posisi sebagai wartawan atau editor, mahasiswa Sastra umumnya juga memiliki kemampuan bahasa verbal yang baik. Jadi, mereka punya potensi untuk melaksanakan tugas sebagai reporter (peliput) atau pembawa berita, baik TV maupun radio.

2. Bidang Penerjemahan
Nah, yang satu ini ibarat ‘ladang’ bagi para Sarjana Sastra Asing – Inggris, Jerman, Perancis, Jepang, Cina, dan lain-lain. Lulusan Sastra Asing punya kesempatan untuk menggeluti dunia penerjemahan, baik tulis (penerjemah) maupun lisan (interpreter).

Jika seorang penerjemah bisa mengerjakan tugasnya di kantor atau rumah, seorang interpreter akan lebih sering berpindah tempat. Ini karena pejabat, pebisnis, atau klien lain yang memakai jasa interpreter jugalah orang-orang yang biasa melakukan kunjungan ke luar kota dan luar negeri.

3. Tenaga Pengajar (Guru atau Dosen)
Profesi sebagai pengajar (guru) bahasa biasanya juga diburu lulusan Sastra. Satu catatan: saat ini, instansi-instansi pendidikan negeri hanya membuka lowongan bagi Sarjana Pendidikan Bahasa, sedangkan lowongan untuk Sarjana Sastra biasanya terbuka di instansi swasta. Sementara itu, Sarjana Sastra yang berminat menjadi dosen wajib menyelesaikan pendidikan setidaknya pada jenjang master (S2) untuk bisa mengajar di Perguruan Tinggi.

Beruntungnya hampir semua Sarjana Sastra, baik Sastra Indonesia/Nusantara maupun Sastra Asing memiliki kesempatan mengajar di luar negeri lho. Balai Bahasa Indonesia di Perth, Australia, adalah salah satu contoh badan kursus bahasa yang setiap tahunnya membuka lowongan untuk pengajar Bahasa Indonesia di sana.

4. Kementerian Luar Negeri
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bukan hanya monopoli lulusan Hubungan Internasional. Lulusan Sastra juga punya kesempatan bekerja disini. Pengetahuan dan pemahaman mereka soal bahasa dan budaya asing adalah gacoan mereka untuk menjadi calon diplomat yang terampil.

Kesempatan untuk menjadi perwakilan Indonesia, tinggal di luar negeri, dan mendapatkan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang sangat menggiurkan. Tidak hanya Kemlu — setiap Kementerian biasanya menyediakan formasi untuk pelamar dari jurusan Sastra. Syaratnya, kamu harus bisa lolos bersaing dengan puluhan ribu CPNS lainnya, hehehehe…

5. Bidang Bisnis (Manajer HRD, Public Relation, dll)
Siapa bilang Sarjana Sastra tidak bisa bekerja di dunia bisnis? Bisa kok. Terbukti bahwa Sarjana Sastra Asing juga punya peluang di perusahaan-perusahaan multinasional. Kesempatan menjadi manager HRD (Human Resources Department), humas, hingga pegawai bank pun terbuka buat para lulusan jurusan Sastra.

6. Bidang Pariwisata & Perhotelan
Kemampuan berbahasa mereka memungkinkan lulusan Sastra menggeluti bidang pariwisata dan perhotelan. Memang, dua pekerjaan di bidang jasa ini membutuhkan skill interaksi yang baik dengan para turis, baik lokal maupun mancanegera. Seorang sarjana Sastra Inggris bisa bekerja sebagai pemandu di sebuah agen pariwisata, sedangkan Sarjana Sastra Arab bisa jadi manager hotel di Mekah.

7. Bekerja di Lembaga/Organisasi Asing

Sarjana Sastra punya kesempatan untuk bekerja di organisasi-organisasi asing di Indonesia. Pilihan organisasi bisa disesuaikan dengan jurusan yang diambilnya. Misalnya, seorang lulusan jurusan Sastra Jerman bisa bekerja di Goethe Institut yang bergerak di bidang kebudayaan dan pariwisata, atau DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) yang fokus menangani kerja sama bidang pendidikan.

8. Entrepreneur
Menjadi entrepreneur atau wiraswastawan adalah salah satu pilihan kerja yang paling banyak diminati orang. Seorang wiraswastawan bisa mandiri dan bebas menentukan jam kerjanya sendiri. Pendapatan mereka pun tidak bisa dianggap sebelah mata. Justru, seorang wiraswastawan yang sukses akan punya pendapatan yang jauh lebih tinggi daripada pegawai kantoran.

Eh, tapi, sarjana sastra emang bisa jadi pengusaha???

Bisa, dong! Untuk jadi entrepreneur atau wiraswastawan, seseorang nggak harus mengambil jurusan Ekonomi atau Bisnis dulu.  Mulai dari membuat agen pariwisata, melayani jasa penerjemah, hingga membuka les privat, semuanya bisa dikerjakan Sarjana Sastra yang memang punya dasar pengetahuan di bidang ini. Mulai saat ini, jangan lagi percaya kalau ada yang bilang Sarjana Sastra itu “cuma” boleh jadi penyair!

9. Ahli Bahasa

Profesi yang satu ini mungkin belum begitu populer di Indonesia. Di antara tugas mereka adalah merunut logika pembentukan kata dalam sebuah bahasa, meneliti interaksi antara unsur-unsur bahasa yang berbeda, serta meneliti hubungan satu bahasa dan bahasa lainnya,

Bidang penelitian bahasa biasanya masih terkait dengan dunia akademisi. Kebanyakan dari mereka yang aktif melakukan penelitian kebahasaan adalah orang-orang yang memang bernaung di bawah lembaga atau institusi tertentu, termasuk dosen dan profesor di lingkungan perguruan tinggi.

10. Penulis atau Sastrawan
Nah, ini adalah profesi yang bisa dibilang ‘nyastra’ banget. Pekerjaan-pekerjaan inilah yang oleh publik dianggap paling sesuai untuk lulusan Sastra.  Di bidang ini, kamu bisa jadi penyair, cerpenis, prosais, novelis, hingga kritikus atau esais.

Memang sih, sepanjang kuliahnya, jurusan Sastra memang lebih banyak membahas hal-hal yang terkait dengan kepenulisan Sastra. Biasanya, mahasiswa jurusan Sastra juga cenderung lebih familiar dengan karya-karya seperti puisi, cerpen, dan novel.

Alhamdulilahnya profesi yang dipaparkan di atas, telah disabet semua oleh lulusan STBA Pertiwi, bahkan masih banyak profesi lainnya yang tidak disebutkan di atas, seperti: karyawan BUMN, pedagang kaki lima, eh.... pokokknya banyak deh, coba kenalan saja sama salah satu alumninya melalui fanspage Kampus Pertiwi Official atau STBA Pertiwi.