Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi menyelenggarakan program studi D3 dan S1 Bahasa dan Sastra Inggris

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi menyelenggarakan Program D3 dan S1 Akuntansi dan Manajemen...

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Akademi Pariwisata Pertiwi menyelenggarakan program pendidikan siap kerja D1 dan D3 Perhotelan serta Kapal Pesiar.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun Akademik 2015-2016

Perguruan Tinggi Pertiwi membuka Pendaftaran Mahasiswa baru STBA | STIE | AKPAR untuk kelas Reguler, Karyawan, dan Mahasiswa Pindahan.

Rabu, 01 Oktober 2014

Sambut Hari Batik Nasional, Siap Kompak Gunakan Batik

Ilustrasi: palcomtech.com
Sejak tahun 2009, tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Pemerintah menetapkan tanggal tersebut bukan tanpa alasan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 menerbitkan Keputusan Presiden No 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik nasional. Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO) Badan PBB yang mengurusi persoalan pendidikan dan kebudayaan menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) milik Indonesia. 
Ilustrasi: seputaraceh.com
Proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009. Hingga akhirnya pada Jumat, 2 Oktober 2009 UNESCO mengeluarkan keputusan yang menggembirakan publik Indonesia. Sebelumnya sempat terjadi sengketa hak cipta antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia. Negeri jiran pernah mengklaim batik sebagai warisan budaya milik masyarakat Malaysia.

Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik. Ayo ikut pakai batik di 2 Oktober, mari bangga berbudaya Indonesia!.
Ilustrasi: kidnesia.com
Cinta Tanah Air, 100% Indonesia.

Pancasila Masih Sebagai Dasar Negara

Masih adakah kawan-kawan sekalian yang sadar, ikut merayakan atau menjadi panitia dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila?

Dengan hati yang terbuka dan penuh kejujuran, kebanyakan dari kita pastinya tidak akan sadar mengenai hal ini. Tidak seperti peringatan kemerdekaan Indonesia yang diperingati tanggal merah setiap 17 Agustus.

Apa sih sebenarnya hari kesaktian pancasila tersebut, dan apa makna yang bisa diperikleh dari peringatan tersebut?

Sejak era presiden Soeharto, setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Penetapan itu berawal dari insiden pada 30 September 1965. Walaupun hingga kini, kalangan sejarahwan masih ada yang memperdebatkan mengenai peristiwa ini.

Dilansir dari situs Portalkbr.com, hasil Reporter Teen Voice, Adinda Prasca kepada Bapak Susanto Zuhdi Sejarahwan dari Universitas Indonesia menjelaskan, mengapa sampai disebut sebagai Hari Kesaktian Pancasila, karena pada waktu itu ada pergerakan perlawanan dari komunis yang merencanakan untuk menggulingkan ideologi Pancasila, namun kudeta tersebut dapat digagalkan. Oleh karena itu, Orde baru menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai hari kesaktian pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila masih berkaitan dengan peristiwa pembunuhan 7 Jenderal pada 30 September 1965. Peristiwa ini merupakan kudeta yang dilakukan suatu kelompok tertentu yang ingin mengganti Pancasila. Karena kudeta tersebut tidak berhasil maka Pancsila tetap menjadi ideologi bangsa kita sampai sekarang

Pada hari itu, enam jenderal dan satu kapten serta berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September (G30S) dan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Ilustrasi Pancasila Sebagai Dasar Negara:

Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2014. Semoga dasar negara kita ini, tetap menjadi dasar pemersatu bangsa.

Selasa, 23 September 2014

STBA Pertiwi Kembali Peroleh Peringkat Akreditasi B

 STBA Pertiwi telah mendapatkan giliran re-akreditasi untuk program studi Sastra inggrisnya. Setelah memperoleh peringkt B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kali ini Sekolah Tinggi Bahasa Asing yang memiliki kampus rektorat di Jl. Dewi Sartika Cililitan, Jakarta Timur ini kembali membuktikan kualitasnya.

Setelah Proses reakreditasi STBA kembali memperoleh peringkat B  untuk program S1 Sastra Inggrisnya. Hal ini membuktikan bahwa Jurusan Sastra Inggris yang ada di STBA Pertiwi tetap terjaga kualitasnya sejak dahulu.

Jadi tak ada keraguan lagi di masyarakat yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terutama bagi masyarakat yang mencari program studi Sastra Inggris.

Informasi lengkap mengenai STBA Pertiwi dapat diperoleh melalui situs resmi www.stba-pertiwi.ac.id

Minggu, 07 September 2014

Kuliah Perdana STBA Pertiwi Bekasi

Sabtu, (06/09/14) Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi Bekasi memulai kegiatan akademik perdana. Dihadiri oleh Didi Mulyadi,SS.,MM selaku Ketua, Abdilah,SE., MM selaku Wakil Ketua II, Setio Purweko,Spd. dan Sri Mulyani,SE,.MM. Pengalaman studi beliau inilah yang disuguhkan untuk memantik semangat seluruh peserta kuliah perdana mengawali perkuliahan.

Dalam acara kuliah perdana dengan tema “Yang muda, Berkarya,  Bermangat Mengasah Potensi Diri sebagai Generasi Penerus Bangsa”, para mahasiswa baru diberikan motivasi dan pengalaman akademik oleh dosen-dosen yang telah lama berkecimpung dalam pendidikan bahasa asing di Indonesia.



Senin, 01 September 2014

Mahasiswa Baru STBA Pertiwi Tahun 2014-2015

Pengenalan mahasiswa terhadap kampus STBA Pertiwi Cililitan, Depok, dan Tangerang telah dilakukan pada Sabtu (30/08/14). Rencananya untuk kampus Bekasi akan menyusul pada Sabtu (06/08/14).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 400 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi ini, memberikan gambaran kepada calon mahasiswa kepada lingkungan kampusnya.

Rangkaian program pembekalan dan pemberian informasi akademik, serta kehidupan kampus bagi mahasiswa dalam rangka memperkenalkan, mempersiapkan sikap dan mental akademik, intelektualitas serta wawasan mahasiswa terhadap STBA Pertiwi sebagai sub sistem pendidikan nasional Indonesia yang menyelenggarakan program pendidikan tinggi.

Dari website resmi STBA Pertiwi, acara tersebut menceritakan mengenai pengenalan serta motivasi kepada para calon mahasiswa baru yang akan mulai kuliah di bulan September 2014 ini.

Ketua STBA Pertiwi, Didi Mulyadi,SS.,MM dalam sambutannya mengatakan mahasiswa baru ini telah mencapai sukses awal dalam memasuki periode perkuliahan.“Saudara-saudara mahasiswa baru telah membuktikan diri memiliki kemampuan bersaing sebagai modal yang baik untuk menyelesaikan studi di kampus STBA PERTIWI sebagai “Inspiring Exellence Prestige” dalam upaya untuk menjadi perguruan tinggi unggul dan bermartabat menuju universitas berkelas dunia,” sebutnya.

Dalam acara ini di paparkan pula, bagaimana seorang mahasiswa harus merubah pola pikir sebelumnya sebagai siswa sekolah menjadi pribadi Mahasiswa yang dituntut tanggap terhadap perubahan karena sebagai agent of change (agen perubahan). Mentalitas bangsa berada ditangan mahasiswa, dimana mahasiswa sebagai golongan terpelajar pendorong terwujudnya peningkatan kualitas bangsa yang lebih baik. Seandainya mahasiswanya kurang tanggap oleh suatu hal, mahasiswa akan tergerus oleh jaman dan dibodohi oleh oknum tertentu atau bahkan negara lainnya.

Sementara itu Wakil Ketua II Bidang Keuangan Abdilah.SE.,MM dalam pesan akhirnya mengatakan “Sebagai anggota baru keluarga besar STBA PERTIWI, saudara harus selalu menjunjung tinggi kualitas itu. Etos belajar keras dengan disiplin dan semangat juang tinggi, pantang menyerah menghadapi kesulitan dan kendala, memandang kesuksesan sebagai modal kesuksesan lebih lanjut, adalah watak insan yang peduli dengan kualitas,” katanya.

Semoga dari acara pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus ini, setidaknya mahasiswa dapat memahami Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang antara lain ialah: Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Sehingga mahasiswa dapat memiliki pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri, inovatif. Dengan begitu sempurnalah label sebagai seorang mahasiswa yang memiliki tingkat pemikiran di atas rata-rata masyarakat yang belum berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

Rabu, 20 Agustus 2014

Pendaftaran Perguruan Tinggi Pertiwi Untuk Perkuliahan di Bulan September 2014

Banyaknya pertanyaan dari masyarakat melalui media pesan instan online, baik layanan chatting dari website Perguruan Tinggi Pertiwi, Facebook, Twitter dan Email. Maka melalui blog ini. Kami ingin menginformasikan bahwa batas akhir pendaftaran STBA - STIE - AKPAR, sampai dengan 31 Agustus 2014.

Adapun pembukaan pendaftaran tambahan, dimungkinkan jika memang kuota kelas masih memungkinkan untuk penambahan mahasiswa. Jika tidak terpaksa pendaftaran pada awal September akan tetap diterima namun akan dialihkan untuk semester selanjutnya.

Namun Kami informasikan disini, perihal potongan biaya (cashback) sudah tidak berlaku kembali untuk pendaftaran setelah bulan Agustus 2014 ini. Biaya perkuliahan untuk mahasiswa baru akan kembali normal tanpa adanya potongan biaya tertentu.

Oleh karena itu, ada baiknya bagi Anda yang pada saat ini ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau ada saudara maupun teman yang sedang mencari informasi Perguruan Tinggi yang berkualitas namun dengan biaya yang cukup terjangkau, Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) dapat menjadi pilihan bersama.

Manfaatkan kesempatan ini, untuk segera datang dan mendaftarankan diri dalam program pilihan Perguruan Tinggi Pertiwi. 

Anda dapat mengisi terlebih dahulu informasi pribadi untuk pendaftaran, melalui: http://pendaftaran.pertiwi.ac.id