Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi menyelenggarakan program studi D3 dan S1 Bahasa dan Sastra Inggris

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi menyelenggarakan Program D3 dan S1 Akuntansi dan Manajemen...

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Akademi Pariwisata Pertiwi menyelenggarakan program pendidikan siap kerja D1 dan D3 Perhotelan serta Kapal Pesiar.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun Akademik 2015-2016

Perguruan Tinggi Pertiwi membuka Pendaftaran Mahasiswa baru STBA | STIE | AKPAR untuk kelas Reguler, Karyawan, dan Mahasiswa Pindahan.

Jumat, 31 Oktober 2014

LDKM Komplit, Plus Materi Manajemen Organisasi Hingga Teknik Pembuatan Proposal

Perguruan Tinggi Pertiwi kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang ditujukan bagi calon senat mahasiswa STBA, STIE dan AKPAR Pertiwi untuk seluruh cabang Kampus Pertiwi. Kegiatan LDKM pada kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelatihan selama dua hari kali ini diadakan di Kampus Pertiwi Cililitan, yang mana pada tahun sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur.

Selain tempat yang berbeda, pada LDKM kali ini, selain materi kepemimpinan acara ini juga diisi dengan workshop terkait pelatihan berorganisasi dengan baik, hingga pembuatan proposal kegiatan.

Pada awal sesi, Materi pertama dengan tema “Konsep diri (soft skill) dan Kepemimpinan” di sampaikan oleh Dr. H.Suharsono, M.Pd yang kemudian dilanjukan materi Manajemen Organisasi yang disampaikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A yang penyampaiannya disertai simulasi dan permainan terkait dengan team work building, Analisis SWOT, visi misi dalam organisasi.

Setelah sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Kelengkapan Organisasi, materi yang memuat tentang penjelasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Struktur Organisasi, serta Analisa pekerjaan disampaikan oleh Pembantu Direktur (Pudir 1) AKPAR Pertiwi, yaitu Ibu Rina Ekawati,SE.MM. Setelah jeda sholat Ashar, peserta kembali mengikuti materi lanjutan tentang bagaimana mengadakan rapat yang efektif dari Bapak Arif Nugroho yang merupakan vice presiden dari Pertiwi Group.

Pada malam harinya, peserta diberikan penyampaian materi yang menarik dari ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., MM, mengenai teknik pembuatan proposal yang menjual. Penyampaian materi disertai dengan workshop pembuatan proposal yang difasilitasi oleh pembantu ketua STIE Pertiwi bidang kemahasiswaan, Bapak Mutdi Ismuni, SE., MM. Pada sesi ini, para peserta diminta untuk membuat kelompok dan membuat sebuah proposal yang menarik untuk dipresentasikan keesokan harinya.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini (18-19 Oktober 2014) diakhiri setelah materi Presentasi Efektif dari Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Muyadi SS., MM dan penyampaian proposal dari kelompok-kelompok peserta yang telah ditugaskan sebelumnya. Sebelum ditutup pada acara tersebut sempat dibagikan penghargaan kepada peserta yang berprestasi, pada penutupan tersebut beberapa peserta juga menyampaikan kesan dan pesan dari acara tersebut. Mereka merasa acara tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mengasah kemampuan berorganisasi, mereka juga menginginkan apa yang telah mereka dapatkan ini, dapat diaplikasikan dalam organisasi senat di Perguruan Tinggi Peritiwi nantinya.

Dokumentasi dan Materi LDKM 2014:
  1. Manajemen Organisasi
  2. Manajemen Rapat
  3. Tim Kerja
  4. Teknik Membuat Proposal
  5. Tips For Presentation

Kamis, 09 Oktober 2014

Esok Freddy Rangkuti Akan Melanjutkan Safari Ilmiahnya di Kampus Pertiwi Bekasi

Esok, Freddy Rangkuti akan sambangi Kampus Pertiwi Bekasi untuk melanjutkan safari ilmiahnya dalam rangkaian kegiatan seminar wajib Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi.

Freddy Rangkuti dikenal sebagai akademisi sekaligus konsultan bisnis di Indonesia. Sehingga selain dikenal melalui buku-bukunya, Ia juga dikenal banyak menangani bisnis skala nasional maupun multi nasional.

Selain Freddy Rangkuti, dalam seminar ini juga menampilkan motivator sekaligus pengusaha yang telah lama bergelut dengan dunia pendidikan di Indonesia, beliau ialah: Dr. H. Suharsono, M.Pd, Pendiri Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, kursus Bahasa Inggris BBC-ETS, Bimbel Calculus serta lembaga pelatihan motivasi lainnya,

Setelah sukses dengan acara seminar sesi pertama pada Sabtu (04/10/14) di Kampus Pertiwi Cililitan yang dihadiri lebih dari 400 mahasiswa STIE Pertiwi, safari ilmiah dalam balutan seminar STIE Pertiwi ini akan berlanjut esok di aula Kampus Pertiwi Bekasi.

Semoga dengan adanya pemapara ilmu akademik dan pengalaman profesional yang diberikan oleh para narasumber ini, akan menambah wawasan mahasiswa mengenai dunia profesional serta dapat menjadi acuan mahasiswa dalam mempersiapkan dirinya agar siap terjun dalam dunia kerja maupun dunia usaha nantinya.

Minggu, 05 Oktober 2014

Tips Sukses Bisa Kuliah Sambil Kerja Sampai Sarjana

Bagi masyarakat yang beruntung, memang mereka tidak harus menjalankan dualisme aktivitas sekaligus. Mereka yang memiliki biaya untuk melanjutkan studi selepas Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat langsung melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala biaya, sehingga selama kuliah mereka tidak harus memikirkan bagaimana mereka dapat memperoleh penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari, serta untuk biaya kuliah.

Sebagian masyarakat lainnya yang perduli akan masa depan mereka, banyak yang bekerja sambil berkuliah dengan mengambil perkuliahan kelas karyawan yang memang pada saat ini banyak disediakan oleh beberapa kampus yang ada di Indonesia.

Mereka yang berkuliah sambil kerja, patut kita acungi jempol karena dapat menjalankan dua aktivitas sekaligus, sebagai karyawan juga sekaligus mahasiswa. Oleh karena itu pula dalam artikel kali ini kita akan mencoba memaparkan, bagaimana tips agar sukses menjalani dualitas sebagai karyawan dan mahasiswa hingga menjadi Sarjana nantinya.

1. Ukur kemampuan diri Anda terlebih dahulu. Hanya Andalah yang paling mengetahui kemampuan diri sendiri. Apakah benar Anda merasa mampu untuk menjalani dualitas sebagai karyawan juga sebagai mahasiswa. Biasanya keinginan yang kuat untuk menjadi Sarjana dapat membantu menguatkan kemauan diri Anda untuk mendorong impian ini.

2. Lihat waktu yang Anda miliki. Waktu adalah sebuah sumber daya yang benar-benar tak dapat diperbaharui, oleh karena itu Anda harus melihat jadwal kerja dan jadwal kuliah di kampus yang nantinya Anda tuju sebagai tempat menuntut ilmu.  Jika memang waktu tersebut memungkinkan, maka tak ada masalah untuk melanjutkan studi hingga Sarjana.

3. Periksa kantong pribadi Anda. Sebagai mahasiswa yang membiayai biaya perkuliahan dengan biaya
sendiri, Anda harus pintar-pintar mengelola keuangan pribadi Anda. Keraslah terhadap diri sendiri dalam mengelola keuangan pribadi, agar tidak adal masalah dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan untuk biaya kuliah Anda hingga Sarjana nanti.

4. Perbanyak kawan di Kampus. Setelah menjadi mahasiswa nanti, jangan sekedar menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang - kuliah pulang) sediakan sedikit waktu untuk mencari kawan baru setiap harinya. Jadi nantinya apabila Anda mendapatkan kesulitan dalam mengerjakan mata kuliah, Anda masih dapat memperoleh bala bantuan dari kawan lainnya. Dengan banyaknya kawan Anda juga dapat berbagi informasi dan bertukar pengalaman dengan kawan lainnya.

5. Pahami aturan kampus dengan baik. Dengan memahami segala aturan yang ada di kampus tempat anda melanjutkan studi, nantinya Anda tidak akan banyak merasa kebingungan menghadapi kegiatan akademik yang ada. Baca buku panduan mahasiswa dan selalu dekat dengan dosen dan karyawan kampus tersebut, usahakan Anda memiliki nomer Handphone dosen maupun karyawan kampus yang terkait dengan kegiatan akademik Anda.

Semoga sedikit tips ini dapat membantu dalam menjalankan dualisme kegiatan sebagai seorang karyawan disebuah perusahaan, serta sebagai mahasiswa di kampus pilihan Anda.

Rabu, 01 Oktober 2014

Sambut Hari Batik Nasional, Siap Kompak Gunakan Batik

Ilustrasi: palcomtech.com
Sejak tahun 2009, tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Pemerintah menetapkan tanggal tersebut bukan tanpa alasan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 menerbitkan Keputusan Presiden No 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik nasional. Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO) Badan PBB yang mengurusi persoalan pendidikan dan kebudayaan menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) milik Indonesia. 
Ilustrasi: seputaraceh.com
Proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009. Hingga akhirnya pada Jumat, 2 Oktober 2009 UNESCO mengeluarkan keputusan yang menggembirakan publik Indonesia. Sebelumnya sempat terjadi sengketa hak cipta antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia. Negeri jiran pernah mengklaim batik sebagai warisan budaya milik masyarakat Malaysia.

Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik. Ayo ikut pakai batik di 2 Oktober, mari bangga berbudaya Indonesia!.
Ilustrasi: kidnesia.com
Cinta Tanah Air, 100% Indonesia.

Pancasila Masih Sebagai Dasar Negara

Masih adakah kawan-kawan sekalian yang sadar, ikut merayakan atau menjadi panitia dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila?

Dengan hati yang terbuka dan penuh kejujuran, kebanyakan dari kita pastinya tidak akan sadar mengenai hal ini. Tidak seperti peringatan kemerdekaan Indonesia yang diperingati tanggal merah setiap 17 Agustus.

Apa sih sebenarnya hari kesaktian pancasila tersebut, dan apa makna yang bisa diperikleh dari peringatan tersebut?

Sejak era presiden Soeharto, setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Penetapan itu berawal dari insiden pada 30 September 1965. Walaupun hingga kini, kalangan sejarahwan masih ada yang memperdebatkan mengenai peristiwa ini.

Dilansir dari situs Portalkbr.com, hasil Reporter Teen Voice, Adinda Prasca kepada Bapak Susanto Zuhdi Sejarahwan dari Universitas Indonesia menjelaskan, mengapa sampai disebut sebagai Hari Kesaktian Pancasila, karena pada waktu itu ada pergerakan perlawanan dari komunis yang merencanakan untuk menggulingkan ideologi Pancasila, namun kudeta tersebut dapat digagalkan. Oleh karena itu, Orde baru menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai hari kesaktian pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila masih berkaitan dengan peristiwa pembunuhan 7 Jenderal pada 30 September 1965. Peristiwa ini merupakan kudeta yang dilakukan suatu kelompok tertentu yang ingin mengganti Pancasila. Karena kudeta tersebut tidak berhasil maka Pancsila tetap menjadi ideologi bangsa kita sampai sekarang

Pada hari itu, enam jenderal dan satu kapten serta berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September (G30S) dan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Ilustrasi Pancasila Sebagai Dasar Negara:

Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2014. Semoga dasar negara kita ini, tetap menjadi dasar pemersatu bangsa.

Selasa, 23 September 2014

STBA Pertiwi Kembali Peroleh Peringkat Akreditasi B

 STBA Pertiwi telah mendapatkan giliran re-akreditasi untuk program studi Sastra inggrisnya. Setelah memperoleh peringkt B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kali ini Sekolah Tinggi Bahasa Asing yang memiliki kampus rektorat di Jl. Dewi Sartika Cililitan, Jakarta Timur ini kembali membuktikan kualitasnya.

Setelah Proses reakreditasi STBA kembali memperoleh peringkat B  untuk program S1 Sastra Inggrisnya. Hal ini membuktikan bahwa Jurusan Sastra Inggris yang ada di STBA Pertiwi tetap terjaga kualitasnya sejak dahulu.

Jadi tak ada keraguan lagi di masyarakat yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terutama bagi masyarakat yang mencari program studi Sastra Inggris.

Informasi lengkap mengenai STBA Pertiwi dapat diperoleh melalui situs resmi www.stba-pertiwi.ac.id