Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi menyelenggarakan program studi D3 dan S1 Bahasa dan Sastra Inggris

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi menyelenggarakan Program D3 dan S1 Akuntansi dan Manajemen...

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Akademi Pariwisata Pertiwi menyelenggarakan program pendidikan siap kerja D1 dan D3 Perhotelan serta Kapal Pesiar.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun Akademik 2015-2016

Perguruan Tinggi Pertiwi membuka Pendaftaran Mahasiswa baru STBA | STIE | AKPAR untuk kelas Reguler, Karyawan, dan Mahasiswa Pindahan.

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 November 2014

Ikut Melindungi Sektor Pariwisata, Akpar Pertiwi Aktif Dalam Kegiatan Anti Narkoba

Kegiatan kaderisasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba BNN dan akademi pariwisata pertiwi
Sebagai salah satu bidang yang bersentuhan dengan dunia hiburan, sektor pariwisata merupakan salah satu yang rentan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dan ada kalanya pelaku industri pariwisata juga turut menjadi penyalahguna atau bahkan terlibat dalam peredaran gelapnya. Untuk mencegah hal tersebut diperlukannya pendidikan dan penyuluhan bahaya narkoba sejak dini, yang dapat dilakukan melalui sosialisasi secara langsung atau dengan menggunakan media komunikasi, baik cetak maupun digital.

Menyikapi hal tersebut Akademi Pariwisata (Akpar) Pertiwi sebuah lembaga pendidikan yang meluluskan tenaga profesional di bidang pariwisata dan perhotelan selalu turut aktif dalam kegiatan anti narkoba dalam lingkungan kampus maupun yang berada diluar lingkungan kampus. Pada kegiatan luar kampus, Akpar Pertiwi selalu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di Indonesia, BNN memiliki tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.
Pada tahun 2013, Kampus Pertiwi Cililitan menjadi tuan rumah dalam pengkaderisasian Gerakan Anti Narkoba di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta yang ada di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan ini berhasil menghimpun Akademi Pariwisata yang berlokasi di wilayah tersebut untuk turut aktif dalam mensosialisasikan, melaksanakan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

Kegiatan terbaru BNN dengan Akpar Pertiwi ialah Advokasi dan Pelatihan Kader Anti Narkoba 2014 di gedung Cawang Kencana, Kramat Jati. Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri 5 Perguruan Tinggi Swasta dengan jumlah peserta 60 orang. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (27-28 Oktober 2014). Pada hari pertama, para peserta dibina untuk menjadi kader anti narkoba yang siap mensosialisasikan tentang bahaya obat-obatan terlarang tersebut di lingkukangan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Pada hari kedua, para peserta mendapatkan pengarahan tentang bagaimana menggunakan media sosial online untuk menyebar luaskan informasi tentang bahaya narkoba. Para kader anti narkoba dapat menggunakan media sosial seperti twitter, facebook, youtube, dan yang lainnya sebagai media sosialisasi gerakan anti narkoba. Mereka dapat membuat jargon atau himbauan persuasif yang mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan kader anti narkoba ini dapat menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan bahaya narkotia dan mampu menggerakkan seluruh koponen masyarakat dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia.

Jumat, 31 Oktober 2014

LDKM Komplit, Plus Materi Manajemen Organisasi Hingga Teknik Pembuatan Proposal

Perguruan Tinggi Pertiwi kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang ditujukan bagi calon senat mahasiswa STBA, STIE dan AKPAR Pertiwi untuk seluruh cabang Kampus Pertiwi. Kegiatan LDKM pada kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelatihan selama dua hari kali ini diadakan di Kampus Pertiwi Cililitan, yang mana pada tahun sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur.

Selain tempat yang berbeda, pada LDKM kali ini, selain materi kepemimpinan acara ini juga diisi dengan workshop terkait pelatihan berorganisasi dengan baik, hingga pembuatan proposal kegiatan.

Pada awal sesi, Materi pertama dengan tema “Konsep diri (soft skill) dan Kepemimpinan” di sampaikan oleh Dr. H.Suharsono, M.Pd yang kemudian dilanjukan materi Manajemen Organisasi yang disampaikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A yang penyampaiannya disertai simulasi dan permainan terkait dengan team work building, Analisis SWOT, visi misi dalam organisasi.

Setelah sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Kelengkapan Organisasi, materi yang memuat tentang penjelasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Struktur Organisasi, serta Analisa pekerjaan disampaikan oleh Pembantu Direktur (Pudir 1) AKPAR Pertiwi, yaitu Ibu Rina Ekawati,SE.MM. Setelah jeda sholat Ashar, peserta kembali mengikuti materi lanjutan tentang bagaimana mengadakan rapat yang efektif dari Bapak Arif Nugroho yang merupakan vice presiden dari Pertiwi Group.

Pada malam harinya, peserta diberikan penyampaian materi yang menarik dari ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., MM, mengenai teknik pembuatan proposal yang menjual. Penyampaian materi disertai dengan workshop pembuatan proposal yang difasilitasi oleh pembantu ketua STIE Pertiwi bidang kemahasiswaan, Bapak Mutdi Ismuni, SE., MM. Pada sesi ini, para peserta diminta untuk membuat kelompok dan membuat sebuah proposal yang menarik untuk dipresentasikan keesokan harinya.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini (18-19 Oktober 2014) diakhiri setelah materi Presentasi Efektif dari Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Muyadi SS., MM dan penyampaian proposal dari kelompok-kelompok peserta yang telah ditugaskan sebelumnya. Sebelum ditutup pada acara tersebut sempat dibagikan penghargaan kepada peserta yang berprestasi, pada penutupan tersebut beberapa peserta juga menyampaikan kesan dan pesan dari acara tersebut. Mereka merasa acara tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mengasah kemampuan berorganisasi, mereka juga menginginkan apa yang telah mereka dapatkan ini, dapat diaplikasikan dalam organisasi senat di Perguruan Tinggi Peritiwi nantinya.

Dokumentasi dan Materi LDKM 2014:
  1. Manajemen Organisasi
  2. Manajemen Rapat
  3. Tim Kerja
  4. Teknik Membuat Proposal
  5. Tips For Presentation

Kamis, 09 Oktober 2014

Esok Freddy Rangkuti Akan Melanjutkan Safari Ilmiahnya di Kampus Pertiwi Bekasi

Esok, Freddy Rangkuti akan sambangi Kampus Pertiwi Bekasi untuk melanjutkan safari ilmiahnya dalam rangkaian kegiatan seminar wajib Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi.

Freddy Rangkuti dikenal sebagai akademisi sekaligus konsultan bisnis di Indonesia. Sehingga selain dikenal melalui buku-bukunya, Ia juga dikenal banyak menangani bisnis skala nasional maupun multi nasional.

Selain Freddy Rangkuti, dalam seminar ini juga menampilkan motivator sekaligus pengusaha yang telah lama bergelut dengan dunia pendidikan di Indonesia, beliau ialah: Dr. H. Suharsono, M.Pd, Pendiri Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, kursus Bahasa Inggris BBC-ETS, Bimbel Calculus serta lembaga pelatihan motivasi lainnya,

Setelah sukses dengan acara seminar sesi pertama pada Sabtu (04/10/14) di Kampus Pertiwi Cililitan yang dihadiri lebih dari 400 mahasiswa STIE Pertiwi, safari ilmiah dalam balutan seminar STIE Pertiwi ini akan berlanjut esok di aula Kampus Pertiwi Bekasi.

Semoga dengan adanya pemapara ilmu akademik dan pengalaman profesional yang diberikan oleh para narasumber ini, akan menambah wawasan mahasiswa mengenai dunia profesional serta dapat menjadi acuan mahasiswa dalam mempersiapkan dirinya agar siap terjun dalam dunia kerja maupun dunia usaha nantinya.

Minggu, 26 Januari 2014

"Pertiwi Peduli Banjir" Pelatihan Bahasa Inggris Untuk Anak-Anak Korban Banjir

Kondisi banjir di lokasi Cililitan kecil, Jakarta timur, membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, karena rumah warga di daerah tersebut terendam banjir. Kampus Pertiwi yang berlokasi di dekat daerah tersebut menjadi salah satu tempat pengungsian warga yang terkena banjir.

Pada saat mengungsi tentunya banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan/membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Kampus Pertiwi yang pada saat kondisi banjir selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema "Pertiwi Peduli Pendidikan" English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
 

Kamis, 09 Januari 2014

"Donor Darah Cinta" Kampus Pertiwi dan Palang Merah Indonesia

Darah merupakan salah satu komponen paling penting yang ada dalam tubuh, mengingat fungsinya sebagai alat transportasi. Kekurangan darah di dalam tubuh dapat memacu sejumlah penyakit dimulai dari anemia, hipotensi, serangan jantung, dan beberapa penyakit lainnya. Beberapa kasus lain seperti kecelakaan dan proses melahirkan juga merupakan penyebab seseorang mengalami kekurangan darah akibat pendarahan hebat.

Kondisi ini tentu menuntut instansi yang terkait, seperti PMI dan rumah sakit, untuk selalu memiliki persediaan darah yang mencukupi. Namun ironisnya tak jarang kita temukan kasus kurangnya kantong darah di rumah sakit sementara kebutuhan akan darah terus meningkat. Untuk menunjukkan kepedulian, kami STIE, STBA, AKPAR, & LPPM PERTIWI bekerja sama dengan PMI cabang Jakarta Timur menyelenggarakan kegiatan Donor Darah dengan tema “DARAH = CINTA SESAMA”, acara Donor Darah ini ditujukan bagi mahasiswa/civitas akademik Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) dan masyarakat umum.

Donor selain bermanfaat bagi orang yang membutuhkan, juga memiliki manfaat bagi penerima (resipien) dan manfaat donor darah bagi donor (penyumbang). Sudah banyak sekali penelitian yang membuktikan bahwa donor darah juga memiliki manfaat bagi si pendonor. Beberapa manfaat tersebut, antara lain: risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, Menurunkan risiko kanker, pembaharuan sel-sel darah,membakar kalori dan pemeriksaan analisis dara secara gratis.

Melihat banyaknya manfaat dalam donor darah tersebutlah maka Perguruan Tinggi Pertiwi secara rutin menggelar kegiatan donor darah, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang jakarta Timur.

Jumat, 06 Desember 2013

The Basic Leadership Training STBA dan AKPAR Pertiwi 2013

The Basic Leadership Training (BLT) atau lebih dikenal dengan pelatihan dasar kepemimpinan merupakan sebuah pendidikan yang dimaksudkan untuk menciptakan para pemimpin bagi sebuah organisasi, serta menyiapkan para pesertanya agar mampu untuk memimpin setidaknya pada organisasi terkecil di lingkungannya.

Acara Basic Leadership Training STBA dan AKPAR Pertiwi 2013 kali ini berlokasi di Hotel Mars' 91, Cipayung, Bogor. Acara yang berlangsung selama dua hari ini, meliputi kegiatan seminar dengan materi kepemimpinan, simulasi games, out bound dan kompetisi kekompakan kelompok dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.

Hadir sebaga pembicara dalam acara ini, Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A membawakan materi mengenai kepemimpinan, serta Bapak Dr. H. Suharsono.M.Pd. MM yang membawakan materi mengenai motivasi berprestasi.

Setelah acara seminar mengenai kepemimpinan, pada malam harinya, mahasiswa melanjutkan ke acara penampilan kelompok maupun individual pada pentas seni, dilanjutkan acara renungan malam dan ditutup dengan acara api unggun.

Pada hari kedua, acara dimulai selepas shalat subuh, setelah melakukan senam bersama, peserta langsung menuju arena out bound yang telah disiapkan oleh tim panitia. Dalam arena out bound tersebut, banyak sekali permainan-permainan yang di dalamnya memiliki makna mengenai kepemimpinan dan kerja sama kelompok.

Dalam acara penutup, Bapak Didi Mulyadi, SS. MM selaku Ketua STBA Pertiwi mengatakan "terdapat empat pilar proses pembelajaran learning to know (menguasai pengetahuan), learning to do (menguasai keterampilan), learning to be (mengembangkan diri), learning to live together (hidup bermasyarakat)." Beliau mengharapkan selepas acara ini, para mahasiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dilingkungan kerja dan dilingkungan kampus. Acara ini lalu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang berprestasi serta pengenalan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Rabu, 06 November 2013

Video Semarak Kegiatan Pentas Seni, Dalam Acara BLT ke-5 STIE Pertiwi

Dokumentasi video pada acara malam pentas seni BLT sesi-5 yang cukup heboh. Dalam pagelaran tersebut setiap kelompok wajib menampilkan berbagai macam kreasi seni di hadapan para peserta lainnya. Hebatnya, semua kelompok siap menampilkan apa yang telah mereka siapkan, walau hanya dalam kurun waktu beberapa jam saja.

Sungguh tidak disangaka, semua penampilan dari perwakilan kelompok tampil sangat luar biasa. keseluruhan peserta, panitia dan perwakilan dari unit Perguruan Tinggi merasa terhibur pada malam tersebut.

Bagi kawan-kawan sekalian yang inngin melihat kembali keceriaan pada malam tersebut. Video rekaman dapat kawan-kawan lihat pada channel youtube "Kampus Pertiwi" Beberapa video dapat dilihat pada video yang ditayangan di bawah ini:
*Jangan lupa di share ke kawan-kawan lainnya yaa..!!

















Tonton video lainnya di channel Youtube Kampus Pertiwi dan jangan lupa langganan channel Youtube Kampus Pertiwi agar mendapatkan update video terbaru dari kegiatan kampus pertiwi.

Basic Leadership Training STIE Pertiwi Angkatan ke-5

Sebanyak 640 mahasiswa STIE Pertiwi mengikuti acara Basic Leadership Training (BLT) angkatan ke-5 yang berlangsung di Hotel Ever Green Village. Jl. Raya Puncak KM 84 Tugu Cisarua, Bogor. Program yang bertujuan membangun karakter calon mahasiswa ini berlangsung selama dua hari satu malam tepatnya pada tanggal 26-27 Oktober 2013.

Pada hari pertama, setelah upaca pembukaan acara BLT, para peserta langsung menuju ke aula utama. Di tempat tersebut, keseluruhan peserta yang merupakan mahasiswa STIE Pertiwi dari cabang Bekasi, Cililitan, Cileungsi, Cikarang, Karawang, Keragilan dan Cempaka putih diberikan materi mengenai kepemimpinan oleh Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A. Dalam penyampaian materi pembicara banyak menyelingi dengan berbagai macam simulasi berupa permainan yang mengandung filosofi kepemimpinan dan kerja sama tim.

Pada malam harinya kegiatan ini diselingi dengan hiburan dengan menampilkan berbagai macam kreasi dan seni pertunjukan dari tiap-tiap kelompok peserta. Dalam sesi ini banyak peserta yang terlihat bergembira dengan menyaksikan berbagai macam aksi individu maupun kelompok dari para peserta yang tampil. Beberapa penampilan yang ditampilkan oleh para peserta antara lain: bernyanyi, menari, atraksi sulap, stand up comedy, drama, dan kreasi yel-yel antar kelompok.
Pada hari kedua, acara dilanjutkan dengan senam bersama di depan aula utama tempat training ini berlangsung. Setelah itu peserta langsung berkumpul dengan kelompoknya masing-masing untuk melanjutkan ke sesi outbound, dalam sesi ini para peserta yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok saling berlomba untuk menyelesaikan keseluruhan games yang telah dipersiapkan oleh para panitia dan dibagi menjadi beberapa pos. Dari sesi outbound ini para peserta dapat berkompetisi secara positif, mengasah daya kreatif dalam menyelesaikan berbagai tantangan, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim demi tercapainya sebuah tujuan.
Dari keseluruhan acara Basic Leadership Training ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan kemampuan memimpin, sehingga apa yang telah mereka dapatkan dari acara ini dapat menciptakan pribadi-pribadi yang efektif, unggul, dan berkinerja optimal dalam setiap persoalan maupun tantangan yang mereka hadapi dalam lingkungan pekerjaan, kuliah, maupun keseharian.

Beberapa manfaat dari kegiatan Basic Leadership Training:
  • Peserta belajar untuk memanfaatkan kekuatan kepemimpinan diri sendiri dalam memberikan kontribusi dan dedikasi kepada perusahaan tempat kuliah atau kerja..
  • Peserta belajar cara memberikan perhatian kepada tugas dan tanggung jawab, serta memiliki kebiasaan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang membantu pekerjaannya.
  • Peserta belajar cara memanfaatkan emosi baik untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkualitas. 
  • Menjaga diri dan perilaku berdasarkan emosi yang cerdas akan menghindarkan diri dalam konflik yang merugikan kinerja setiap orang.
  • Peserta belajar cara membuat diri selalu bergairah bersama pekerjaan, serta menyukai tugas dan tanggung jawab, dan selalu siap memberikan yang terbaik.
  • Peserta belajar cara berkomunikasi secara efektif dan selalu mendengarkan petunjuk atau masukkan dari pihak lain.
  • Peserta belajar cara membantu membangun kepercayaan dan menciptakan motivasi untuk cara-cara kerja yang berkualitas.
  • Peserta belajar cara memberikan bantuan layanan sesuai kebutuhan untuk hubungan kerja yang sukses.
  • Peserta belajar cara memperbarui kualitas diri, dan selalu menjaga keterampilan untuk memberikan kualitas kerja terbaik.
  • Peserta belajar untuk menjadikan diri beretika, berintegritas, dan loyal kepada perusahaan.
  • Peserta mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.
  • Peserta dapat mendiskusikan persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara.
Dokumentasi Basic Leadership Traning STIE Pertiwi angkatan ke-5:

Rabu, 30 Oktober 2013

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa STIE - STBA - AKPAR Pertiwi 2013

Demi membangun jiwa kepemimpinan dalam organisasi yang efektif, efisien yang membawa perubahan positif di lingkungan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi memberikan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) khususnya bagi pengurus organisasi internal kemahasiswaan kampus.

Acara yang berlokasi di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur ini dilaksanakan pada tanggal 5 s.d 6 Oktober 2013. Dalam acara ini, para mahasiswa diberikan materi mengenai dasar-dasar kepemimpinan, tipe kepemimpinan, mindset seorang pemimpin dan beberapa materi kepemimpinan lainnya.

Sebagai pembicara Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A. menyampaikan materi kepemimpinan dengan diselingi beberapa simulasi games yang mengandung filosofis kepemimpinan dan kerja sama tim.
Dari acara tersebut, Perguruan Tinggi Pertiwi mengharapkan kepada para mahasiswa yang diidentikkan sebagai kaum perubah, tidak hanya terperangkap dalam aktivitas akademis semata. Pengayaan diri melalui keaktifan di organisasi kampus menjadi kewajiban mutlak. Selain bertujuan meningkatkan mental kepemimpinan, organisasi juga mampu menciptakan mahasiswa yang siap menghadapi persoalan saat menghadapi dunia kerja dengan segudang persoalannya nanti.

Kamis, 10 Oktober 2013

Pelatihan Internet dan E-Commerce Kampus Pertiwi


Perkembangan terknologi yang kian melaju pesat membuat kita harus selalu mengupdate pengetahuan kita tentang teknologi terkini. Tentunya tidak semua teknologi terkini kita pelajari, melainkan yang paling terkait dengan rutinitas keseharian kita serta memiliki potensi atau manfaat yang besar di masa yang akan datang.

Melihat fenomena tersebut, Kampus Pertiwi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan pelatihan "Internet dan E-Commerce" Bagi seluruh mahasiswa Kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) Cililitan.

E-Commerce dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan perdagangan elektronik. Pengertian dari e-commerce sendiri merupakan salah satu cara penjualan atau pemasaran barang ataupun jasa melalui sistem elektronik atau kita sebut dengan dunia internet, televisi dan jaringan komputer lainnya. Internet sendiri merupakan jaringan computer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk berbagi informasi dimana internet ini telah digunakan untuk komersial seja tahun 1995. 

Dahulu e-commerce ini hanya digunakan oleh sesama perusahaan besar dan sarana perusahaan memasarkan produknya ke pelanggan, kegiatan ini dikenal dengan istilah Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Consumer (B2C). Namun, seiring perkembangannya e-commerce kini berkembang dengan banyaknya kegiatan Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C). Artinya e-commerce pada saat ini telah dimanfaatkan oleh semua kalangan baik pengusaha besar, pengusaha kecil hingga antara sesama pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhannya.

Acara yang digelar pada Jum'at (04/10/2013) di Kampus Pertiwi Cililitan terlihat para peserta memenuhi aula tempat seminar ini diadakan. Untuk mengefektifkan pelatihan tersebut, pihak panitia membagi 2 kelompok, kelompok pertama di aula dan kelompok kedua di lab komputer.


Dalam pelatihan ini sebagai trainer Ubaidillah Mughni memberikan pemahaman mengenai e-commerce dengan penyampaian yang mudah dipahami, tidak seperti jika kita mengikuti mata kuliah e-commerce di dalam kelas yang membahas SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing) atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI) hingga protokol kemanan https.
Selain menjelaskan e-commerce dalam pelatihan ini peserta juga melakukan praktek langsung dalam pembuatan blog dengan menggunakan media publikasi wordpress dan blogspot. Selain itu, para peserta juga diberikan sekilas informasi mengenai pembuatan website berbayar.

Antusiasme dan keinginan belajar para peserta yang tinggi terlihat dengan terus mengalirnya pertanyaan kepada sang trainer. Namun, karena waktu yang disediakan peserta sangat terbatas, maka dari pihak panitiapun hanya bisa memberikan panduan/materi yang diberikan trainer agar praktek yang dilakukan dalam pelatihan ini dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Download Materi Pelatihan:
  1. eCommerce and Simple Steps in Creating Blog
  2. Panduan Membuat Blog Menggunakan Blogspot.com
Dokumentasi:

Selasa, 30 Juli 2013

"Safari Ramadhan" STIE Pertiwi 1434 H

Berpuasa tidak menjadi alasan bagi Sekolah Tinggi Ekonomi Pertiwi (STIE) untuk terus menjalin silaturahmi di cabang-cabang kampus STIE Pertuwi. Perguruan tinggi yang memiliki motto "Gak Ada Matinya" Ini, seolah tak kenal lelah dengan serangkaian kegiatan yang terus dlakukannya.

Berikut ini adalah dokumentasi kegiatan Safari Ramadhan STIE Pertiwi 1434 Hijriyah/ Juli 2013:

Safari Ramadhan Buka Puasa Bersama STIE Pertiwi Bekasi 1434 H (Juli- 2013)
Safari Ramadhan Buka Puasa Bersama STIE Pertiwi Karawang 1434 H (Juli- 2013)

Safari Ramadhan Buka Puasa Bersama STIE Pertiwi Cikarang 1434 H (Juli- 2013)
Safari Ramadhan Buka Puasa Bersama STIE Pertiwi Cililitan 1434 H (Juli- 2013)


Safari Ramadhan Buka Puasa Bersama STIE Pertiwi Keragilan 1434 H (Juli- 2013)

Semoga dengan silaturahmi yang terus terjalin antara keluarga Sekolah Tinggi Ekonomi Pertiwi ini, kedepannya akan melahirkan jaringan Bisnis yang menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi orang banyak. amiin

Senin, 29 Juli 2013

STIE - STBA - AKPAR Pertiwi Perduli Syi'ar Ramadhan

Kampus Pertiwi kembali mengadakan serangkaian kegiatan Ramadhan, dengan tema "Pertiwi Peduli Syi'ar Ramadhan" Panitia bersama STIE, STBA dan AKPAR Pertiwi mengadakan serangkaian kegiatan Ramadhan, antara lain: pembagian Ta'jil di jalan pada setiap hari Selasa dan Kamis, Buka puasa bersama dan santunan anak yatim, serta sahur on the road.

Sejak awal Ramadhan, kampus pertiwi sudah mulai membagikan ta'jil kepada para pengendara kendaraan yang melewati kampus pertiwi Cililitan. Acara lainnya yang menjadi agenda kampus pertiwi ialah buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada tanggal 25-Juli-2013. Serangkaian acara yang berisikan ceramah keagamaan, marawis, tilawah qur'an, dan beberapa kegiatan lainnya.
Pembacaan surat An-naba oleh Galby (putri Ibu Ekawati)
Rangkaian kegiatan kampus pertiwi selanjutnya yang terdekat adalah "saur on the road" yang akan dimulai tanggal 28 Juli 2013. Nantikan kegiatan seru lainnya dari kampus pertiwi tercinta :D.

Senin, 15 Juli 2013

Kuliah Trendy AKPAR Pertiwi "Beauty and Handsome Class"

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi yang merupakan salah satu lembaga pendidikan ternama di Indonesia  yang menggeluti bidang Pariwisata dan Perhotelan Selalu mengadakan kuliah wajib "Beauty and handsome Class" bagi mahasiswa/I AKPAR Pertiwi.

Selasa (28/05/13), Kegiatan yang dimulai pukul 9.00 – 13.30 WIB ini, merupakan kegiatan tahunan yang dijalankan dalam rangka melatih mahasiswa/I dalam berpenampilan mulai dari tata busana, perawatan tubuh dan tata wajah , tata rambut baik dalam suasana formal dan non formal. Kegiatan pelatihan beauty class ini wajib diikuti oleh mahasiswa/I D semester VI (bagi yang belum mengikuti) dan semester IV.


Pelatihan Beauty class yang menjadi pelatihan wajib di Akademi Pariwisata Pertiwi ini , memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dari tata busana, tata wajah, tata rambut dan sikap-sikap yang harus dilakukan dalam suasana formal dan non formal. Selain untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan diri secara keseluruhan juga untuk menanamkan sikap tertib dan rapih dalam keseharian mahasiswa/I dalam berpenampilan, terutama selama dalam lingkungan kampus.

Rabu, 03 Juli 2013

Seminar "Motivasi Menggapai Sukses" STIE Pertiwi

“Apa definisi motivasi menurut Anda?” Serentak para mahasiswa STIE Pertiwi mengangkat tangannya sambil berlomba-lomba mencoba mendefinisikan kata “motivasi” Sabtu, 30 Juni 2013 kampus STIE Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Cililitan dipadati oleh para mahasiswa STIE Pertiwi yang sangat antusias mengikuti acara seminar “Motivasi Penggapai Sukses” Perhelatan yang menghadirkan motivator muda Shiwy Maulina dan Ramaditya Adikara ini merupakan rangkaian seminar wajib bagi mahasiswa STIE Pertiwi.
Setiap manusia pada umumnya mempunyai definisi yang berbeda-beda mengenai Motivasi, begitu juga dengan para mahasiswa yang notabene dalam masa pencarian jatidiri.  Tentu ada banyak tujuan yang ingin dicapai  di masa muda dan ada banyak cara untuk mencapai tujuan tersebut, asalkan ada motivasi di dalam diri yang tidak pernah padam, pasti tujuan akan tercapai.

Soemanto (1987) secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi-reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan.  Begitu juga dengan mahasiswa sebagai insan pembelajar tentu mempunyai motivasi yang berbeda-beda untuk mencapai cita-citanya.
Pada sesi pertama, Shiwy Maulina yang merupakan motivator muda menampilkan beberapa video yang menggambarkan pentingnya melihat kelebihan diri sendiri dan pentingnya mengambil hikmah dari sebuah kegagalan atau kesalahan.  Manusia di dunia ini hidup dalam kekurangan dan kelebihan masing-masing, jika kita merasa kurang dalam segala hal tentunya di belahan dunia yang lain ada yang lebih kurang dari pada kita.  Disinilah pentingnya  membangun motivasi untuk senantiasa terus berusaha mencapai cita-cita dan keinginan dengan segala kekurangan maupun keterbatasan yang kita miliki.

Banyak kisah para tokoh besar di dunia ini yang mengawali kisahnya dari keterbatasan, artinya semua manusia punya peluang yang sama besarnya untuk bisa berhasil terlepas dari kekurangan yang dimiliki.  Setiap manusia juga punya keunikan yang menjadi ciri khas dan bisa menjadi selling point.  Yang menjadi penting adalah bagaimana menemukan potensi dalam diri.  Awali dengan menentukan impian serta mengokohkan keyakinan untuk dapat mencapai impian tersebut.

Sesi kedua di isi oleh Ramaditya Adikara, seorang motivator muda juga yang terkenal dengan julukan “Blind Trainer”, Dosen yang memiliki keterbatsan ini mendorong para mahasiswa/i STIE pertiwi agar tidak gampang mudah menyerah dari semua masalah atau rintangan yang sedang dihadapi saat mengejar impian.
altaltalt
Rama yang juga seorang penulis dan mencintai dunia game ini, menceritakan kisah hidupnya dan berbagi pengalaman bagaimana cara memecah keterbatasan menjadi potensi yang luar biasa.

Sesi ini ditutup dengan kesimpulan pentingnya menjadi manusia yang kuat dalam berusaha dan selalu termotivasi untuk selalu mencari ilmu, jadikan aktivitas menyambut pagi dengan niat untuk menuntut ilmu. (Maia)
-----oOo-----

Selasa, 02 Juli 2013

Perguruan Tinggi Pertiwi Menjadi Kampus Pertama Untuk Sosialisasi Pesta Demokrasi 2014

Berdasarkan data yang dimiliki KPUD Prov DKI Jakarta, 20% pemilih berasal dari kalangan pemuda yang berusia 17-23 tahun. Dimana, rata-rata dari mereka adalah pemilih pemula (masyarakat yang baru pertama kali ikut pemilihan umum).

Walaupun pemilihan umum (pemilu) di Indonesia baru akan dilaksanakan pada tahun 2014, namun tingginya apatisme masyarakat terhadap pemilihan umum tersebut sudah mulai terasa pada saat ini. Terutama setelah maraknya berita di berbagai macam media, yang membeberkan beberapa pejabat negara yang melakukan tindak pidana korupsi.

Mahasiswa sebagai pemilih muda perlu mendapatkan edukasi dan sosialisasi agar tidak salah menggunakan hak piilihnya. Metode pendekatan yang digunakan untuk pemilih muda harus dapat mengarahkan pemula sebagai subjek yang akan mendukung dalam proses demokrasi.

Mendukung hal tersebut Kampus Pertiwi Cililitan menyenggarakan dialog terbuka yang berlangsung secara live bertempat di ruang auditorium Pertiwi, pada Sabtu, 22 Juni 2013 acara ini di pandu oleh Misty Malik, menghadirkan Bapak Prof. DR. H. Amin Rais, Dwiki Dharmawan, Didin Bagito dan perwakilan dari KPUD Prov DKI Jakarta, dan di tayangkan on air oleh 103.4 Radio Jakarta. Dalam dialog terbuka ini Bapak Prof. DR. H. Amin Rais membuka cara pandang para pemuda, khususnya mahasiswa Pertiwi dan para pendengar 103.4 Radio Jakarta, bahwa salah satu bentuk demokrasi adalah dengan adanya pemilihan umum yang bertujuan untuk menyalurkan keinginan rakyat, karena tanpa demokrasi pemerintahan akan berjalan secara otoriter.

Peran pemuda sebagai penerus bangsa dalam pesta demokrasi dapat diwujudkan dengan berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan penuh rasa tanggung jawab dan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Begitu juga ditegaskan oleh Bapak Reformasi Indonesia, Partai Politik yang ikut dalam pesta demokrasi harus dapat menampung keinginan rakyat serta memiliki moralitas yang tinggi. Sosok wakil rakyat yang bisa memenuhi kriteria untuk dipilih diantaranya memenuhi 3 (tiga) hal: Mampu memegang amanat, Jujur dan tahan uji. Karena ketika wakil rakyat dipilih oleh rakyatnya maka tanggung jawab dan kesetiaannya tidak lagi terhadap partainya namun sepenuhnya kepada bangsanya. 

Selasa, 18 Juni 2013

Hadiri Talk Show "Peran Pemilih Pemula Pada Pesta Demokrasi 2014" Live On radio


Dialog Terbuka "Peran Pemilih Pemula Pada Pesta Demokrasi 2014" @kampusPertiwi Live on 103,4 FM Jakarta
Menghadirkan :

- Amien Rais
- Ketua KPUD Prov. DKI Jakarta
- Dwiki Darmawan - Didin Bagito
- Leonidas Band

 Sabtu 22 Juni 2013 Pk. 10.00 - 12.00 WIB at Kampus Pertiwi Cililitan,
Jl. Dewi Sartika Kav. 2-3 Cililitan, Jakarta Timur
TICKET : FREE

Rabu, 12 Juni 2013

Konsinyering Pariwisata Indonesia

Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan seminar kepariwisataan, dengan mengangkat tema “Konsinyering Keunggulan Produk dan Keunggulan Daya Tarik Pariwisata Dalam Rangka Pengembangan Pencitraan di Indonesia” Seminar ini, di bawakan lansung oleh Ibu Terta Tianiafi selaku asisten mentri pariwisata Indonesia. Pada seminar ini dijelaskan perkembangan industri pariwisata Indonesia di mata Internasional dan berbagai macam keragaman pariwisata Indonesia yang memiliki potensi untuk berkembang.

Di awal sesi pembicara menanyakan kepada para peserta seminar, kenapa kalian memilih untuk masuk ke dalam dunia pariwisata? Para peserta yang merupakan mahasiswa akademi pariwisata ada yang menjawab kalau Ia memilih dunia pariwisata karena menyukai kegiatan traveling.

Ibu Terta sedikit menjelaskan bahwa dunia industri pariwisata bukan sekedar jalan-jalan semata, melainkan bagaimana cara kita untuk membangun setiap objek di berbagai daerah untuk menghasilkan income bagi para industri pariwisata itu sendiri. Beliau juga memberi motivasi kepada peserta seminar agar tidak berendah diri karena nantinya akan menjadi lulusan pariwisata, tetapi justru harus bangga menjadi lulusan pariwisata karena pariwisata ini memberikan dampak positif untuk suatu negara.

Konsinyering yang merupakan q proses mengumpulkan pegawai di suatu tempat (hotel, penginapan, ruang rapat lainnya) untuk menggarap pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak. Indonesia adalah Negara yang mempunyai berbagai macam ke anekaragaman dari budaya, wisata, sosial, hingga tempat tempat untuk di kunjungi oleh para wisatawan asing. Namun, kita juga mengetahui bahwa banyak objek-objek wisata di Indonesia yang sekarang sudah semakin rusak karena tidak terkelola dengan baik.

Oleh karena itulah kementrian pariwisata melakukan konsinyering untuk menggali keunggulan produk dan keunggulan daya tarik pariwisata yang akan dipromosikan kepada dunia internasional sebagai langkah pengembangan pencitraan pariwisata Indonesia di mata dunia.

Langkah yang dilakukan oleh kementrian pariwisata antara lain melakukan gerakan 16:7:16 yang berarti 16 destinasi utama yang difokuskan untuk di tata atau dipasarkan ke luar negri dan 7 pariwisata tematik serta 16 pasar. tempat tempat yang akan diprogam meliputi Danau Toba, Kota Tua, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo - Semeru, Kintamani, Menjongan, Gunung Rinjani, Pulau Komodo, Ende D Kelimutu, Tanjung Puting, Tanah Toraja, Pulau Bunaken, Wakatobi, dan Raja Ampat. Progam ini adalah kesepakatan antara pariwisata indonesia dan luar negri untuk mendapat perhatian khusus serta menjual dan memperkenalkan 16 tempat tersebut ke mata dunia untuk dapat di kunjungi oleh wisatawan asing.

Berdasarkan hasil quick count yang di lakukan oleh kementrian pariwisata, sektor kepariwisataan tahun 2012 memiliki dapak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Antara lain 8,37% atau sekitar 9,28 juta orang dari total angkatan kerja dan Rp. 104,5 trilyun untuk upah gaji tenaga pariwisata.

Sangat  mengejutkan bukan? Oleh karena itu Ibu Terta Tianiafi selaku pembicara seminar yang mewakili Kementrian Pariwisata Indonesia mengatakan kepada para mahasiswa dan mahasiswi pariwisata untuk berbangga hati menjadi lulusan pariwisata, karena dapat membantu perputaran roda perekonomian pada suatu daerah pariwisata dan meningkatkan perolehan devisa negara dari kunjungan wisatawan asing.
Seminar ini diakhiri dengan mengisi kuesioner dan bernyanyi lagu daerah bersama-sama. Civitas Akademi Pariwisata Pertiwi sangat senang dengan diadakannya seminar seperti ini, karena mereka merasa memperoleh manfaat dan membuka carkrawala tentang dunia pariwisata domestik di mata internasional. Para mahasiswa mengharapkan agar seminar-seminar mengenai dunia kepariwisataan diadakan lagi untuk meng-update informasi mengenai perkembangan dunia pariwisata Indonesia. (Sumber)

Seminar Jurnalistik STBA Pertiwi

Sabtu (04/05/13), Auditorium Utama Kampus Pertiwi dipadati para mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai program studi, untuk mengikuti seminar satu hari yang diadakan oleh Program studi Sastra Inggris Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi (STBA).

Dalam sambutannya Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M. selaku Ketua STBA Pertiwi mengungkapkan bahwa dalam seminar ini akan banyak ilmu dan pengalaman yang akan diperoleh peserta dari para Trainer dalam rangka pengembangan diri.
Sesi pertama tampil sebagai pembicara salah satu news presenter dan anchor Metro TV Rieke Carolina yang membawakan tema “English for Jurnalism” Sebagai  praktisi dibidang jurnalistik televisi, pemenang runner up miss tourism tahun 2009 ini, banyak membagi kisahnya dalam membangun mimpi dan cita-citanya yang telah dibangun sejak dibangku sekolah, sampai akhirnya menjadi anchor di salah satu televisi berita nomor satu di Indonesia.

“Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, kita akan mampu menjelajah dan berkomunikasi dengan orang-orang yang ada dibelahan dunia lain” ungkap wanita yang fasih berbahasa Inggris dan mandarin ini.
Sesi pertama ditutup dengan acara simulasi kelompok untuk menyampaikan berita dalam bentuk live Report, Headline, Talkshow. Keluar sebagai pemenang kelompok yang membawakan live report dalam bahasa Inggris dengan tema Mayday, berkat kerjasama kelompok dan pembagian tugas yang baik akhirnya dihasilkan berita yang menarik dan kreatif.

Sesi kedua tidak kalah menarik, karena menampilkan Mohammad Anthoni yang merupakan alumni STBA Pertiwi angkatan pertama, sebagai seorang praktisi jurnalistik yang sudah malang melintang di dunia broadcasting, ia mengungkapkan bahwa yang diperlukan dalam membuat suatu pemberitaan di media baik cetak maupun online adalah Lead atau teras paragraph, selain itu news manager Antara International Broadcasting ini menjabarkan juga point-point penting yang harus dimiliki oleh sebuah berita yang akan dikonsumsi oleh publik, yakni; berita harus mendidik, memberdayakan dan mencerahkan.
Sebagai bentuk latihan para peserta seminar diminta aktif mengikuti simulasi press conference, yang mengangkat tema “eyang subur”. Dituntut kemampuan dari masing-masing pemeran untuk dapat mengungkapkan pernyataan, jawaban, opini maupun pendapat dalam kesempatan tersebut.

Suasana riang dan penuh tawa canda tercipta dari simulasi tersebut, selain mendapatkan ilmu jurnalistik, para peserta seminar juga dilatih public speaking.

Sesi ketiga yang merupakan akhir dari rangkaian seminar sehari menampilkan seorang praktisi di bidang Jurnalistik Radio. Harus diakui bahwa animo masyarakat dewasa ini menurun pada radio sebagai salah satu media informasi bagi khalayak banyak. Hal ini terjadi karena semakin tinggi nya tingkat perkembangan teknologi khususnya internet.

Invasi teknologi tidak hanya berdampak pada media cetak yang semakin hari semakin menurun oplahnya, tapi juga  terhadap  media radio. Melihat kenyataan ini Ahmad Winarno pembicara yang juga pemilik dari Mitra FM Radio Bekasi  ini  membuka wawasan para peserta bahwa sebenarnya yang diperlukan di zaman ini adalah pengintegrasian antara teknologi dalam hal ini social media dengan radio.

Siapa yang tidak kenal istilah Facebook, Twitter, Google, Flickr, Youtube, ataupun Wordpress. Hampir semua orang terutama dikalangan mahasiswa kenal dan terbiasa dengan istilah-istilah tersebut, bahkan seperti diungkap Ahmad Winarno berdasarkan survey yang diambil dari google tahun 2011, bahwa konsumsi internet masyarakat saat ini mencapai 5 – 7 jam perhari mengalahkan televisi dan radio.

Yang harus dilakukan oleh radio saat ini adalah mensinergikan fungsi radio dengan fasilitas internet, sehingga sudah mulai banyak masyarakat yang mengakses radio dengan cara live streaming dengan memanfaatkan gadget yang semakin hari semakin canggih seperti handphone, laptop, Ipad.

Diakhir sesi ketiga ini para peserta seminar diminta membuka facebook-nya masing-masing dan berlatih membuat link berita dan membagikan ke pada teman-temannya di facebook.

Dengan adanya seminar ini diharapkan para mahasiswa/i mempunyai pengetahuan dan pengalaman di bidang jurnalistik, karena dunia jurnalistik sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, khususnya bagi para peserta, seminar ini dapat memotivasi untuk lebih dalam mempelajari dan menguasai  bahasa Inggris sebagai bahasa yang universal dan dunia jurnalistik sebagai salah satu bidang pekerjaan yang sangat dinamis dan menjajikan.